Mulai Januari 2017 Sejumlah Jalan di Kota Semarang Menjadi Satu Arah

semarang-satu-arah

Dalam rangka mengurai kemacetan yang sering terjadi, sejumlah ruas jalan protokol di Kota Semarang direncanakan akan dibuat satu arah per 1 Januari 2017 mendatang. Berikut adalah ruas jalan ruas jalan yang mengalami perubahan tersebut Jl MT Haryono mulai depan SMA Sedes satu arah ke utara sampai perempatan Bangkong.

Kemudian di Taman KB, Jl Menteri Supeno akan dibuat satu arah memutar. Kendaraan dari Jl Menteri Supeno mulai tanggal tersebut tidak diperbolehkan lurus jika akan ke Jl Pahlawan, tetapi harus melewati depan SMA1 baru belok kanan atau memutar Taman KB. Demikian pula dari Jl Pandanaran dilarang belok langsung ke Jl Menteri Supeno, namun harus memutari Taman KB.

Ruas jalan lain yang akan dibelakukan satu arah adalah Jl Imam Bonjol dari arah Bundaran Tugumuda ke utara sampai perempatan Jl Indraprasta. Kemudian, Jl Pemuda setelah depan Mall Paragon dibuat searah ke selatan sampai Tugumuda. Kemudian Jl Thamrin dan Jl Gajahmada juga dibuat satu arah ke selatan. Perubahan menjadi jalur searah itu, dilakukan sebagai bentuk rekayasa lalu lintas untuk mengurangi kemacetan yang sering terjadi di sejumlah jalan protokol di Kota Semarang.

Volume Jalan

Kebijakan mengubah jalur menjadi searah itu harus diikuti dengan berbagai penyesuaian, seperti rute angkutan kota dan Bus Trans Semarang yang automatis harus menyesuaikan kebijakan jalur searah itu. Terkait hal ini, dishub bersama kepolisian akan menyosialisasikan kepada warga tentang pemberlakuan sejumlah ruas jalan utama di  Kota Semarang menjadi satu arah.

Jalan lain yang ditempuh dalam rangka mengurangi kepadatan pada jam-jam tertentu yaitu, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tengah mengkaji untuk memundurkan 30 menit jam masuk sekolah. Dari sebelumnya 07.00 menjadi 06.30. Adapun pegawai negeri sipil (PNS) tetap pukul 07.00 dan pekerja swasta tetap 08.00. Hal ini untuk mengurangi kepadatan jalan pada waktu-waktu tertentu yang semakin tak terbendung.