Polisi Bantu Pasokan Air Atasi Kekeringan di Kendal

Selama tiga bulan terakhir ini warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngampel, Kendal mengalami kesulitan air bersih. Hal itu lantaran terjadinya kemarau panjang tahun ini. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, hanya bisa bergantung pada satu sumur di Dusun Leban, yang jaraknya lebih dari 1 km. Sebab sumur lainnya milik warga mengering.

Para warga setempat harus mengambil air dari sumur di Dusun Leban. Itupun hanya bisa dapat 2-4 jerigen ukuran 25-30 liter saja. Padahal setiap hari kami membutuhkan air untuk keperluan mandi, minum, dan memasak.

Ia mengaku, kondisi ini memang selalu terjadi setiap tahun saat musim kemarau.  Dua sumur yang menjadi andalan warga mengering meski sudah mencapai kedalaman 100 meter.  Pun pemerintah setempat juga belum membangunkan   Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Camat Ngampel, Heru Purnomo. mengatakan,  di Kecamatan Ngampel kendal selain Jatirejo ada tiga desa lain yang mengalami kekeringan. Yakni Rejosari, Sudipayung dan Ngampel Wetan. Ia juga menyatakan kemarau panjang mengakibatkan sumur warga mengering.

Kapolres Kendal, AKBP Adi Wijaya kemarin memberikan bantuan air bersih yang disalurkan sebanyak  8 ribu liter. Kegiatan itu bentuk bakti sosial dalam rangka HUT ke-62 Satlantas. Kapores menginstruksikan Babinkamtibmas mendata daerah yang kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih.