Gas LPG Melon 3KG Mulai Langka di Demak

Mulai dari beberapa hari terakhir, Demak mengalami kelangkaan gas LPG ukuran tiga kilo. LPG yang kerap disapa melon tersebut banyak dicari warga karena keberadaannya sulit dicari. Banyak warga Demak yang terpaksa hijrah menggunakan kayu bakar untuk memasak.

Bukan hanya kalangan rumah tangga,  para pemilik warung makan juga mengaku terpukul dengan langka dan menghilangnya si melon dari pasaran. Meski demikian, ada beberapa pemilik warung yang masih bisa bertahan dengan menyimpan cadangan elpiji tiga kilo jauh jauh hari sebelumnya.

Sementara itu dari rilisnya PT Pertamina Marketing Operation Region IV menyebutkan, bahwa dalam menjamin ketersediaan pasokan ditengah tingginya permintaan masyarakat akan kebutuhan LPG tiga kilo, mereka akan melakukan penambahan fakultatif di wilayah Jawa Tengah.

Area Manager Communication & Relations Jawa Bagian Tengah, Andar Titi Lestari mengatakan dilakukan penambahan kembali selama periode 18 – 23 September 2017, Pertamina MOR IV menyalurkan penambahan fakultatif sebanyak 30.800 tabung.

Dia juga menambahkan telah melakukan Build Up Stock LPG di SPBU, untuk wilayah Demak ditambahkan 3.360 tabung, Jepara ditambahkan 1.680 tabung, Kudus ditambahkan 2.240 tabung Blora ditambahkan 1.680 tabung, Grobogan ditambahkan 3.360 tabung,  Pati ditambahkan 4.480 tabung dan Rembang ditambahkan 2,240 tabung. Sehingga, sudah 19.040 tabung.